Kamis, 05 Maret 2020

KUBE Budidaya Kepiting Bakau Desa sekotong Tengah



Program Budidaya Kepiting KKN Universitas Mataram 
Melalui Pembentukan KUBE Di Desa Sekotong


(klik untuk tampilkan video)

Masyarakat Desa Sekotong bersama dengan Mahasiswa KKN Universitas Mataram beserta Dosen Pembimbing Lapangan “Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd.” telah berhasil melaksanakan program pembentukan KUBE (Kelompok Usaha Bersama) yang diadakan oleh Universitas Mataram yang bekerjasama dengan Dinas Sosial yaitu dengan membentuk sebuah usaha Budidaya Kepiting Bakau yang terletak di Dusun Lendang Re, Desa Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat. Program tersebut dilaksanakan melalui kegiatan KKN Mahasiswa UNRAM yang dilaksanakan selama 45 hari.



KUBE Budidaya Kepiting Bakau Desa Sekotong Tengah 
Bersama Mahasiswa KKN Universitas Mataram
Desa Sekotong
KUBE Budidaya Kepiting Bakau Desa Sekotong Tengah
Bersama Mahasiswa KKN Universitas Mataram
Pembentukan KUBE (Kelompok Usaha Bersama) di Desa Sekotong, bertujuan untuk mengurangi atau membantu masyarakat Pra-Sejahtera (tidak mampu), dan diharapkan agar dapat menciptakan suatu kehidupan yang lebih produktif dan meningkatkan taraf ekonomi dan kehidupannya dengan memanfaatkan potensi desa yang ada. tidak hanya masyarakat yang dibentuk sebagai KUBE (Kelompok Usaha Bersama) saja yang akan menerima manfaat tersebut, namun juga hal ini akan berdampak pada perekonomian desa dan menciptakan suatu potensi desa di sana untuk menjadi produktif dan dapat dimanfaatkan dengan baik.

Disisi lain, dengan diadakannya program KUBE (Kelompok Usaha Bersama) tersebut, diharapkan ke depannya untuk dapat membantu masyarakat beralih pekerjaannya atau sumber mata pencahariannya dari melakukan penambangan emas dan gelondongan menjadi Usaha Budidaya Kepiting Bakau. Bahkan di tempat pengadaan usaha budidaya kepiting tersebut ternyata memiliki potensi lain yaitu berupa tempat Spot Foto dengan pemandangan pesisir pantai yang indah yang disajikan dengan pemandangan Pelabuhan Lembar yang terlihat jelas di sana, kemudian juga memiliki potensi untuk dijadikan taman dan sebagai penyedia jasa jalur penyebrangan menuju Gili yang ada di sana, yaitu seperti Gili Nanggu, Gili Tangkong, Gili Sudak dan sebagainya.

Ke depannya juga, akan segera di adakan sebuah lesehan oleh pemerintah desa yang berlokasi di Ekowisata Mangrove Dusun Tanjung Batu, Desa Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat. Sehingga kesempatan tersebut juga tidak akan dilewatkan, karena bersama dengan  KUBE Budidaya Kepiting Bakau tersebut dapat melakukan kolaborasi untuk menciptakan sebuah kuliner kepiting bakau di Ekowisata Mangrove tersebut. Tentunya hal tersebut akan membantu menarik para pengunjung untuk datang tidak hanya menikmati Ekowisata Mangrove tersebut, namun juga akan dapat menikmati Kuliner Kepiting Bakau segar yang dapat diperoleh dari hasil budidaya kepiting bakau.

Pelaksanaan program tersebut memang bukanlah perkara mudah dan memiliki berbagai macam tantangan, baik dari segi tempat atau lahan untuk pembuatan tambak, peralatan, perlengkapan, dan dana pendukung untuk pengadaan berbagai kebutuhan yang ada serta harus menyaring masyarakat mana saja yang pantas dan berhak untuk diserahkan tanggung jawab tersebut. Namun program tersebut berhasil dan sukses dijalankan tidak terlepas dari berbagai dukungan yang ada, baik itu dari Dosen Pembimbing yang selalu hadir dan membantu, kemudian masyarakat Desa Sekotong Tengah, pemerintah desa dan berbagai pihak lainnya.


Pada pembentukan KUBE tersebut, masyarakat sasaran yang dipilih merupakan seseorang yang memiliki pengalaman dan pengetahuan terkait kepiting bakau, dan dari pernyataan yang kami terima oleh anggota KUBE yang terpilih tersebut juga salah satunya pernah melakukan sosialisasi terkait budidaya kepiting bakau dan kepiting soka, bahkan juga diketahui sebelumnya memang sudah membuat tambak kepiting dan melakukan budidaya sebelumnya, namun dikarenakan keterbatasan sarana dan prasarana hingga pemahaman terkait pelaksanaan budidaya kepiting tersebut membuatnya terhenti dan tidak dapat berjalan. Menyesuaikan dengan program kami yang diberikan oleh Universitas Mataram melalui kerja samanya dengan Dinas Sosial yaitu Pembentukan KUBE, bersama dengan Dosen Pembimbing Lapangan yang memberi dukungan penuh, maka dilakukanlah pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan KUBE Budidaya Kepiting Bakau.

Pembentukan KUBE Budidaya Kepiting Bakau tersebut, tentunya memiliki beberapa tahapan yang harus dilalui. Baik itu melaksanakan rencana kerja Pembentukan KUBE yang ada, hingga juga melaksanakan pembentukan tambak kepiting hingga diakhiri dengan pelepasan bibit kepiting, kemudian dilanjutkan dengan program pemberian pakan oleh KUBE yang terbentuk   hingga panen dan dilanjutkan lagi dari awal yaitu pelepasan bibit kembali dan seterusnya, yang dengan harapan tentunya akan berlangsung terus menerus dalam jangka panjang.


Selain budidaya kepiting tersebut, bersama dengan KUBE yang terbentuk dilakukan juga diskusi terkait pengembangan budidaya tersebut yang diharapkan ke depannya tidak hanya kepiting bakau, namun juga dengan harapan besar dapat dilakukan budidaya udang hingga bandeng, hal ini dipengaruhi dan diperkuat lagi dengan kesesuaian tambak yang digunakan untuk budidaya kepiting tersebut, ternyata juga dapat digunakan sebagai tempat untuk budidaya bandeng dan juga udang. 



Terkait hal tersebut, semoga program yang telah laksanakan di Desa Se'kotong dapat bermanfaat dengan baik dan berdampak positif untuk berbagai pihak dan mampu mengatasi kemiskinan dan membuat potensi-potensi yang ada menjadi produktif dan terkelola dengan lebih optimal.